Puisi Tragedi Kejujuran Tanpa Kemunafikan | Handoyo El Jeffry



Tragedi Kejujuran Tanpa Kemunafikan
Handoyo El Jeffry

sekian lama gonjang-ganjing menerpa KPK
barisan anti korupsi dan barisan pro korupsi terjebak sengketa
secercah harapan terbuka
presiden pun berpidato dalam panca-sabda
baku bunuh KPK-Polri perlu jeda walau sementara

pidato presiden menghembuskan angin segar bagi KPK
geriap kemenangan aspirasi rakyat jelata
momentum kebangkitan moril bersama
api spirit pemberantasan korupsi kembali menyala

buah tuah panca-sabda raja diraja
tanda bintang dicabut, Komisi III DPR merestui gedung baru KPK

jangan terburu bernafas lega, apalagi ber-euforia
kemenangan ini hanya sementara
sebagaimana pergulatan kegelapan dan cahaya
kekuatan jahat ekstra kuat barisan pro korupsi masih tetap berbahaya
ruh setan tetap menjadi ganjalan dan hambatan
nyala api spirit anti korupsi sewaktu-waktu bisa dipadamkan

coba dengarlah kata Wakapolri
mana mudah memberantas korupsi
jika gaji aparat tak memadai
gratifikasi, pungli, proyek sana-sini, tambahan kanan kiri
naluri dasar manusia pekerja pegawai negeri
lumrah dan manusiawi
menjadi pembenaran dan pembelaan berkorupsi

realitas tak terbantahkan
jabatan sebagai kesempatan dalam kekuasaan
mental budak-kuli-pekerja mayoritas aparat-pejabat-birokrat
bukan abdi negara, pengayom atau pelayan masyarakat

Wakapolri mungkin lupa
kerakusan dan ketamakan diri
adalah akar tunggang filosofi korupsi
bukan soal besar-kecilnya gaji

kejujuran tanpa kemunafikan
semakin kaya semakin dahaga akan harta
semakin berkuasa semakin lapar akan dunia

kejujuran tanpa kemunafikan
korupsi mesti dilanggengkan di negeri ini
sampai kiamat, tak ada polisi steril dari virus korupsi
karena polisi bukan robocop atau malaikat suci
lumrah dan manusiawi

bila polisi tergoda korup
bagaimana dengan manusia biasa?

bila pagar hukum terpaksa korup
bagaimana dengan tanamannya?

bila presiden boleh korup
bagaimana dengan warga negara?

bila pemimpin bisa korup
bagaimana dengan rakyat jelata?

kejujuran tanpa kemunafikan
kesesatan pikiran dan ucapan
sang presiden pun pernah sama melontarkan
“demokrat bukan yang terkorup, tapi seluruh parpol memang korup”

parpol-parpol korup pun diberitakan
delapan tahun pemerintahan
seratus tujuh puluh enam persetujuan penyelidikan
pejabat-pejabat korupsi dibeberkan

kejujuran tanpa kemunafikan
Wakapolri dan Presiden menjadi saksi
kacabenggala kejujuran negeri atas sebuah tragedi
kejahatan luar biasa bernama korupsi

Comal, 13 Oktober 2012
El Jeffry

Salam…

(puitisasi dari artikel: Ambivalensi Wakapolri dan Spirit- Anti Korupsi)
sumber : www.kompasiana.com/achazia.com


Category Article ,