Puisi Tiga Pesan Tentang Arah dan Angin | Hasrul Eka Putra

Tiga Pesan Tentang Arah dan Angin
Hasrul Eka Putra

matahari belum terlalu tinggi ketika bus memuntahkan aku
dari mulutnya yang tak henti menguyah jalanan
aku terdampar seperti anak kecil tanpa permen dan payung
semuanya terlihat dalam tanda tanya dan tanda seru
di saat begitu, aku selalu teringat pesan mu
"bawalah kompas selalu, juga payung, juga minyak pengusir angin."

sebab angin menyukai orang yang berjalan tanpa berpegangan.

Minyak Pengusir Angin
angin juga suka sekali bergelantungan di pucukpucuk daun Maple
dan seringkali berhasil membujuknya agar kembali ke tanah
kembali ke mulamula
angin juga selalu mengajakku, tapi aku telah belajar
untuk menjadi ranting Mistletoe yang dimiliki semua musim.

di tanganku selalu ada daun Maple yang dibujuk angin,
dan belum sempat berjabat tanah.

Payung
aku telah kehilangan seluruh payung
di saat yang sama saat kau menjadi hujan.

Kompas
kadangkadang, tersesat adalah perjalanan yang paling masuk akal.
aku ingat sekali itu, sebab aku tak pernah membawa kompas,
seringkali tersesat.

dan ketika ingin berada di rumah, aku cukup mengingatmu.

2012
http://oase.kompas.com/read/2012/07/20/17420652/Sajak-Sajak.Hasrul.Eka.Putra


Category Article ,